Kamis, 13 Desember 2012
Rabu, 28 November 2012
Prediksi dan pro kontra PSSI (dua jam menjelang lawan Singapura di piala AFF)
Pro dan kontra organisasi olahraga sepakbola Indonesia yaitu PSSI
hingga kini masih terus terjadi, berbagai upaya untuk mewujudkan
kesepakatan bersama sudah dilakukan berbagai pihak termasuk FIFA danAFC
sebagai organisasi dimana PSSI berafiliasi sebagai organisasi sepakbola. Namun ditengah polemik dan kisruh organisasi PSSI yang tetap berlangsung, dua organisasi yang sedang "ceker-cekeran" yaitu PSSI dengan ketua umumnya Djohar Arifin dan KPSI dengan ketua umumnya La Nyala Mataliti bersaing untuk mengirimkan wakil di ajang piala AFF. Apabila PSSI mengirimkan wakil ke piala AFF dengan bermaterikan sebagian besar pemain-pemain dari kompetisi resmi PSSI
yaitu IPL (Indonesia Prima Liga) dengan pelatih asal klub Semen Padang
Nil Maizar, maka KPSI akan mengirimkan para pemain-pemainnya yang berasal dari kompetisi ISL
(Indonesia Super Liga) dengan pelatih Afred Riedl dari Austria. Namun akhirnya, FIFA dan AFC sebagai tempat organisasi dimana PSSI berafiliasi menetapkan bahwa PSSI dengan ketua umum Djohar Arifin lah yang resmi dan syah untuk mewakili Indonesia di piala AFF 2012..
Dan layaknya pro dan kontra tentang keikutsertaan tim sepakbola Indonesia di piala AFF, pasti ada pendukung atau massa dari kedua belah pihak yang berprediksi sejauhmana kegagalan dan keberhasilan langkah timnas Indonesia di piala AFF tersebut.
Prediksi pertama berkembang dan datang dari orang-orang yang kontra dengan PSSI adalah bahwa kesebelasan Indonesia yang saat ini bertanding di piala AFF tidak akan berhasil menjadi juara atau setidaknya lolos ke final seperti piala AFF tahun 2010 di Jakarta bahkan untuk lolos dari penyisihan grup pun diprediksi tidak akan mampu, prediksi tersebut didasarkan pada alasan bahwa materi pemain yang dianggap kelas 2 (dua) dan sebagian besar berasal kompetisi Indonesia Prima Liga atau IPL dan alasan pelatih yang dianggap kurang berkualitas. Orang-orang yang kontra dengan PSSI ini adalah pro ISL (Liga Super Indonesia) dan pelatih Alfred Riedl, seorang pelatih berkebangsaan Austria yang dianggap mampu meloloskan Indonesia ke final piala AFF 2010. Dan keyakinan prediksi tersebut sudah terlihat di pertandingan perdana dengan ditahan imbang 2-2 oleh kesebelasan negara Laos, sebuah negara yang dalam selama ini sering dikalahkan.
Kemudian prediksi kedua datang dari orang-orang yang pro PSSI bahwa kesebelasan Indonesia yang saat ini bertanding di piala AFF akan berhasil menjadi juara dan lolos dari penyisihan grup, asumsi prediksi tersebut didasarkan pada alasan materi pemain yang
dianggap berkualitas, mempunyai semangat tinggi, pantang menyerah dan nasionalis. Kekalahan dalam pertandingan perdana
dengan ditahan imbang 2-2 oleh kesebelasan negara Laos bukanlah parameter mutlak karena kekuatan sepakbola negara-negara di benua Asia Tenggara sudah semakin merata sehingga tidak ada lagi yang dominan. Orang-orang pro PSSI saat ini adalah orang-orang yang mempunyai persepsi sudah tidak ada tempat lagi bagi para pengurus PSSI lama untuk berkuasa kembali, mempunyai pendapat bahwa kompetisi ISL adalah kompetisi yang penuh dengan intrik-intrik kepentingan kelompok. sehingga orang-orang pro PSSI adalah orang-orang reformis yang mendukung langkah dan kebijakan pengurus PSSI Djohar Arifin untuk diberikan kesempatan dan membenahi PSSI.
Prediksi ketiga datang dari pencinta tim nasional Indonesia, tidak peduli dengan kisruh PSSI, tidak peduli siapa pengurus PSSI dan tidak peduli apapun kepentingan yang melingkupi organisasi PSSI sehingga sampai saat ini PSSI tetap masih kisruh. Orang-orang ini adalah pencinta tim nasional Indonesia sejati, persoalan menang dan kalah adalah urusan belakangan, mereka mendukung timnas Indonesia karena para pemain yang berjuang membela negara seayaknya diberikan dukungan, mereka mendukung karena faktanya ada warna merah putih di kostum kebanggan tim nasional Indonesia, mereka mendukung karena nyatanya ada lambang garuda di dada para pemain. Harapan untuk memberikan dukungan disertai doa untuk menjadi juara adalah hal yang selalu diimpikan dan dirindukan pencinta timnas Indonesia saat ini.
Mari kita lupakan kisruh PSSI dan KPSI karena dua jam lagi atau tepatnya pukul 17.00 WIB tim nasional Indonesia akan
bertanding melawan kesebelasan Singapura dalam lanjutan piala AFF 2012 , setelah dalam pertandingan perdana timnas ditahan imbang negara Laos, maka saatnya bagi tim nasional Indonesia memperoleh kemenangan untuk membuka peluang lolos dari penyisihan grup. Kemenangan pada sore hari ini adalah harga mati, tidak bisa tidak semangat para pemain harus semakin dikobarkan, sikap pantang menyerah harus ditegakkan, merah putih dan garuda di dada harus menjadi simbol kebangkitan bahwa ada jutaan rakyat Indonesia yang tetap setia memberi dukungan.
Rasa kebangsaan sejatinya tidak memberikan ruang bagi kepentingan kelompok atau organisasi, rasa kebangsaan harus diberikan kebebasan seluas-luasnya demi dan atas nama bangsa dan negara, sepakbola Indonesia adalah milik bangsa, milik masyarakat Indonesia dan bukan milik kelompok tertentu. Bangku-bangku di Stadion Bukit Jalil yang akan dipenuhi para supporter Indonesia yang sebagian besar Tenaga kerja Indonesia di Malaysia akan menjadi saksi kiprah tim garuda sore ini, kiprah kemenangan bagi bangsa dan kiprah harga diri para TKI sebagai bangsa yang besar bernama INDONESIA!.
Jumat, 16 November 2012
Rahasia kecerdasan orang yahudi berdasarkan riset Dr Stephen Carr Leon
Artikel
Dr Stephen Carr Leon patut menjadi renungan bersama. Stephen menulis
dari pengamatan langsung. Setelah berada tiga tahun di Israel karena
menjalani housemanship dibeberapa rumah sakit di sana . Dirinya melihat
ada beberapa hal yang menarik yang dapat ditarik sebagai bahan tesisnya,
yaitu, “Mengapa Yahudi Pintar?”
Ketika
tahun kedua, akhir bulan Desember 1980, Stephen sedang menghitung hari
untuk pulang ke California , terlintas di benaknya, apa sebabnya Yahudi
begitu pintar? Kenapa Tuhan memberi kelebihan kepada mereka? Apakah ini
suatu kebetulan? Atau hasil usaha sendiri?
Maka
Stephen tergerak membuat tesis untuk Phd-nya. Sekadar untuk Anda
ketahui, tesis ini memakan waktu hampir delapan tahun. Karena harus
mengumpulkan data-data yang setepat mungkin.
Marilah
kita mulai dengan persiapan awal melahirkan. Di Israel, setelah
mengetahui sang ibu sedang mengandung, sang ibu akan sering menyanyi dan
bermain piano. Si ibu dan bapak akan membeli buku matematika dan
menyelesaikan soal bersama suami.
Stephen
sungguh heran karena temannya yang mengandung sering membawa buku
matematika dan bertanya beberapa soal yang tak dapat diselesaikan.
Kebetulan Stephen suka matematika.
Stephen bertanya, “Apakah ini untuk anak kamu?”
Dia
menjawab, “Iya, ini untuk anak saya yang masih di kandungan, saya
sedang melatih otaknya, semoga ia menjadi jenius.” Hal ini membuat
Stephen tertarik untuk mengikut terus perkembangannya.
Kembali ke matematika tadi, tanpa merasa jenuh si calon ibu mengerjakan latihan matematika sampai genap melahirkan.
Hal
lain yang Stephen perhatikan adalah cara makan. Sejak awal mengandung
dia suka sekali memakan kacang badam dan korma bersama susu. Tengah hari
makanan utamanya roti dan ikan tanpa kepala bersama salad yang dicampur
dengan badam dan berbagai jenis kacang-kacangan.
Menurut
wanita Yahudi itu, daging ikan sungguh baik untuk perkembangan otak dan
kepala ikan mengandungi kimia yang tidak baik yang dapat merusak
perkembangan dan penumbuhan otak anak didalam kandungan. Ini adalah adat
orang orang Yahudi ketika mengandung. menjadi semacam kewajiban untuk
ibu yang sedang mengandung mengonsumsi pil minyak ikan..
Ketika
diundang untuk makan malam bersama orang orang Yahudi. Begitu Stephen
menceritakan, “Perhatian utama saya adalah menu mereka. Pada setiap
undangan yang sama saya perhatikan, mereka gemar sekali memakan ikan
(hanya isi atau fillet),” ungkapnya.
Biasanya
kalau sudah ada ikan, tidak ada daging. Ikan dan daging tidak ada
bersama di satu meja. Menurut keluarga Yahudi, campuran daging dan ikan
tak bagus dimakan bersama. Salad dan kacang, harus, terutama kacang
badam.
Uniknya,
mereka akan makan buah buahan dahulu sebelum hidangan utama. Jangan
terperanjat jika Anda diundang ke rumah Yahudi Anda akan dihidangkan
buah buahan dahulu. Menurut mereka, dengan memakan hidangan kabohidrat
(nasi atau roti) dahulu kemudian buah buahan, ini akan menyebabkan kita
merasa ngantuk.
Akibatnya lemah dan payah untuk memahami pelajaran di sekolah.
Di
Israel, merokok adalah tabu, apabila Anda diundang makan dirumah
Yahudi, jangan sekali kali merokok. Tanpa sungkan mereka akan menyuruh
Anda keluar dari rumah mereka. Menyuruh Anda merokok di luar rumah
mereka.
Menurut
ilmuwan di Universitas Israel , penelitian menunjukkan nikotin dapat
merusakkan sel utama pada otak manusia dan akan melekat pada gen.
Artinya, keturunan perokok bakal membawa generasi yang cacat otak
(bodoh). Suatu penemuan yang dari saintis gen dan DNA Israel.
Perhatian
Stephen selanjutnya adalah mengunjungi anak-anak Yahudi. Mereka sangat
memperhatikan makanan, makanan awal adalah buah buahan bersama kacang
badam, diikuti dengan menelan pil minyak ikan (code oil lever).
Dalam
pengamatan Stephen, anak-anak Yahudi sungguh cerdas. Rata rata mereka
memahami tiga bahasa, Hebrew, Arab dan Inggris. Sejak kecil mereka telah
dilatih bermain piano dan biola. Ini adalah suatu kewajiban. Menurut
mereka bermain musik dan memahami not dapat meningkatkan IQ.. Sudah
tentu bakal menjadikan anak pintar. Ini menurut saintis Yahudi, hentakan
musik dapat merangsang otak.Tak heran banyak pakar musik dari kaum
Yahudi.
Seterusnya
di kelas 1 hingga 6, anak anak Yahudi akan diajar matematika berbasis
perniagaan. Pelajaran IPA sangat diutamakan. Di dalam pengamatan
Stephen, “Perbandingan dengan anak anak di California , dalam tingkat
IQ-nya bisa saya katakan 6 tahun kebelakang!! !” katanya.
Segala
pelajaran akan dengan mudah di tangkap oleh anak Yahudi. Selain dari
pelajaran tadi olahraga juga menjadi kewajiban bagi mereka. Olahraga
yang diutamakan adalah memanah, menembak dan berlari.
Menurut
teman Yahudi-nya Stephen, memanah dan menembak dapat melatih otak
fokus. Disamping itu menembak bagian dari persiapan untuk membela
negara.
Selanjutnya
perhatian Stephen ke sekolah tinggi (menengah). Di sini murid-murid
digojlok dengan pelajaran sains. Mereka didorong untuk menciptakan
produk. Meski proyek mereka kadangkala kelihatannya lucu dan
memboroskan, tetap diteliti dengan serius.
Apa lagi kalau yang diteliti itu berupa senjata, medis dan teknik. Ide itu akan dibawa ke jenjang lebih tinggi.
Satu
lagi yg di beri keutamaan ialah fakultas ekonomi.. Saya sungguh
terperanjat melihat mereka begitu agresif dan seriusnya mereka belajar
ekonomi. Diakhir tahun diuniversitas, mahasiswa diharuskan mengerjakan
proyek. Mereka harus memperaktekkanya.
Anda hanya akan lulus jika team Anda (10 pelajar setiap kumpulan) dapat keuntungan sebanyak $US 1 juta!
Anda terperanjat?
Itulah kenyataannya.
Kesimpulan,
pada teori Stephen adalah, melahirkan anak dan keturunan yang cerdas
adalah keharusan. Tentunya bukan perkara yang bisa diselesaikan
semalaman. Perlu proses, melewati beberapa generasi mungkin?
Kabar
lain tentang bagaimana pendidikan anak adalah dari saudara kita di
Palestina. Mengapa Israel mengincar anak-anak Palestina. Terjawab sudah
mengapa agresi militer Israel yang biadab dari 27 Desember 2008 kemarin
memfokuskan diri pada pembantaian anak-anak Palestina di Jalur Gaza.
Seperti
yang kita ketahui, setelah lewat tiga minggu, jumlah korban tewas
akibat holocaust itu sudah mencapai lebih dari 1300 orang lebih. Hampir
setengah darinya adalah anak-anak.
Selain
karena memang tabiat Yahudi yang tidak punya nurani, target anak-anak
bukanlah kebetulan belaka. Sebulan lalu, seusai Ramadhan 1429 Hijriah,
Ismali Haniya, pemimpin Hamas, melantik sekitar 3500 anak-anak Palestina
yang sudah hafidz al-Quran.
Anak-anak
yang sudah hafal 30 juz Alquran ini menjadi sumber ketakutan Zionis
Yahudi. “Jika dalam usia semuda itu mereka sudah menguasai Alquran,
bayangkan 20 tahun lagi mereka akan jadi seperti apa?” demikian
pemikiran yang berkembang di pikiran orang-orang Yahudi.
Tidak
heran jika-anak Palestina menjadi para penghafal Alquran.. Kondisi Gaza
yang diblokade dari segala arah oleh Israel menjadikan mereka terus
intens berinteraksi dengan al-Qur’an. Tak ada main Play Station atau
game bagi mereka.
Namun
kondisi itu memacu mereka untuk menjadi para penghafal yang masih
begitu belia. Kini, karena ketakutan sang penjajah, sekitar 500 bocah
penghafal Quran itu telah syahid.
Perang
panjang dengan Yahudi akan berlanjut entah sampai berapa generasi lagi.
Ini cuma masalah giliran. Sekarang Palestina dan besok bisa jadi
Indonesia . Bagaimana perbandingan perhatian pemerintah Indonesia dalam
membina generasi penerus dibanding dengan negara tetangganya.
Ambil
contoh tetangga kita yang terdekat adalah Singapura. Contoh yang
penulis ambil sederhana saja, Rokok. Singapura selain menerapkan aturan
yang ketat tentang rokok, juga harganya sangat mahal.
Benarkah
merokok dapat melahirkan generasi “Goblok!” kata Goblok bukan dari
penulis, tapi kata itu sendiri dari Stephen Carr Leon sendiri. Dia sudah
menemui beberapa bukti menyokong teori ini.
“Lihat saja Indonesia ,” katanya seperti dalam tulisan itu.
Jika
Anda ke Jakarta , di mana saja Anda berada, dari restoran, teater,
kebun bunga hingga ke musium, hidung Anda akan segera mencium bau asak
rokok! Berapa harga rokok? Cuma US$ .70cts !!!
“Hasilnya?
Dengan penduduknya berjumlah jutaan orang berapa banyak universitas?
Hasil apakah yang dapat dibanggakan? Teknologi? Jauh sekali. Adakah
mereka dapat berbahasa selain dari bahasa mereka sendiri? Mengapa mereka
begitu sukar sekali menguasai bahasa Inggris? Ditangga berapakah
kedudukan mereka di GNP sedunia?
Apakah ini bukan akibat merokok? Anda fikirlah sendiri?”
Apa yg diminta kebanyakan orang Indonesia untuk sebutan TIPS?? “uang rokok”.
Seorang
buruh pasar, tukang becak, kuli & saudara2 kita dengan penghasilan
hari ini untuk makan hari ini ketika pertama kali menerima upah apa yg
dibelinya ? “rokok”.
Bahkan kebanyakan mereka rela tidak sarapan asal bisa ngerokok…. .
Sumber: http://kamar. noersilo. web.id/2009/ 02/rahasia- kecerdasan- yahudi/
http://www.huteri.com/313/rahasia-kecerdasan-orang-yahudi/
Kamis, 15 November 2012
UTOPIA, Negara entah berantah dan pulau yang tidak dikenal (Thomas Morus tentang deskripsi model negara)
Utopia adalah salah satu judul buku terkenal yang dikarang oleh Thomas Morus, seorang ahli hukum dan pemikir bidang kenegaraan yang hidup pada tahun 1478 - 1535 di Inggris, Thomas Morus dilahirkan di London Inggris dan telah begitu terkenal pada usia 18 tahun berkat karangan-karangannya dalam bidang kesusastraaan. ayahnya adalah seorang hakim dan bakat ilmu hukum dari ayahnya tersebut diwarisi oleh Thomas Morus yang pernah menjadi pengacara dan karenanya menjadi dekat dengan Raja Henry VIII tetapi karena Thomas Morus tidak ingin membantu Raja Henry VIII dalam masalah perceraian dengan permasurinya, Thomas Morus kemudian di penjara di Tower (sebuah penjara yang cukup terkenal di Inggris) dan dihukum mati pada tahun 1535.
Makna utopia sendiri adalah tentang sebuah pulau yang tidak dikenal yang dinamakan dengan negara entah berantah. Buku utopia sendiri bersifat roman kenegaraan dan membagi buku tersebut menjadi dua bagian. Buku yang pertama belum menggambarkan negara model yang dimaksud melainkan baru menggambarkan keadaaan yang menyebabkan serta mengilhami Thomas Morus menciptakan negara modelnya, keadaan di Inggris pada waktu itu rakyat mengalami tekanan-tekanan baik dari para raja maupun bangsawan, ekonomi rakyat mengalami kesengsaraan yang luar biasa sehingga kejahatan terjadi dimana-mana dan terjadinya degradasi moral, kebebasan agama dibatasi dan terjadinya ketidakadilan sedangkan di sisi lain raja dan para bangsawan hidup berfoya-foya dan hidup mewah diatas penderitaan rakyat.
Dari deskripsi tentang keadaan tersebut, Thomas Morus menciptakan bagian yang kedua dari buku utopia yaitu tentang negara model menurut khayalannya. Pada bagian kedua tersebut diceritakan tentang suatu negara dengan 54 kota yang indah dengan pusatnya di Amaurotum (kawasan pertanian dan banyak persamaan dengan London), penduduk dibagi-bagi menjadi keluarga-keluarga pertanian yang masing-masing terdiri dari 40 orang, ada kebebasan memilih raja dan sebuah senat yang bertugas membuat undang-undang. setiap orang wajib bekerja selama 6 jam sehari kecuali mereka-mereka yang mempelajari ilmu pengetahuan, dan waktu tidur diperbolehkan selama 8 jam sehari, terdapat pengajaran tentang ilmu falak kepada anak-anak yang ingin mendapatkan pengajaran, filsafat yang dianutnya adalah filsafat untuk mengejar kebahagiaan, kebebasan untuk memeluk agama diberlakukan untuk seluruh rakyat. Begitulah model negara yang dikhayalkan dan diinginkan dalam buku utopia karangan Thomas Morus, sebuah buku yang tidak lain merupakan kritikan terhadap keadaan di Inggris pada waktu itu terhadap kaum feodal, bangsawan dan kekuasaan raja
Rabu, 14 November 2012
Catatan akhir dan awal Tahun
Allah SWT telah berfirman, "Maka sekali-kali kamu tidak akan mendapat penggantian bagi sunah Allah dan sekali-kali tidak (pula) kamu akan menemui penyimpangan bagi sunnah Allah itu" (QS Fathir : 43)
alam dan kehidupan yang diciptakan oleh Allah SWT mempunyai aturan-aturan yang bersifat tetap dan kita sebagai manusia harus mematuhinya, menyalahi aturan dan kehidupan akan berarti kegagalan dan kehancuran, dan mentaatinya berarti keberhasilan. mengapa kita sebagai manusia harus mentaati aturan-aturan alam dan kehidupan? karena aturan-aturan tersebut merupakan jalan, hukum dan sekaligus nasehat.
kita dapat mengambil beberapa contoh seperti hukum gravitasi yang dinyatakan bahwa jika suatu benda dilepaskan pada suatu ketinggian di atas permukaan bumi maka benda tersebut akan tertarik ke bumi, karena itu jika seorang manusia meloncat dari bangunan tinggi maka tubuhnya akan tertarik ke bumi dan kemudian akan hancur berserakan, contoh berikutnya adalah hukum bernafas, jika seseorang tidak bisa bernafas untuk beberapa waktu tertentu maka dia akan meninggal.
masih terkait dengan contoh-contoh alam dan kehidupan, sejarah mencatat bahwa kelaliman, pembangkangan, kerusakan dan kemewahan yang berlebihan akan hancur walaupun akan bertahan dalama waktu yang lama, salah satu contoh adalah pemerintahan yang lalim atau diktator yang untuk beberapa waktu dapat bertahan namun akhirnya akan hancur. pembangkangan terhadap suatu sistem yang sudah disepakati oleh nilai-nilai dalam masyarakat juga merupakan salah satu contoh bahwa hal itu akan hancur. banyak pelajaran dari alam dan kehidupan dengan menegakan keadilan, hidup sederhana dan cukup, melakukan kebaikan kepada sesama adalah cara-cara menuju kehidupan yang beradab dan bahagia.
contoh alam dan kehidupan yang lain adalah usaha dan kesungguhan merupakan jalan menuju keberhasilan, barang siapa berusaha bersungguh-sungguh, niscaya dia akan berhasil. tidak akan ada keberhasilan tanpa ada usaha. barang siapa bersungguh-sungguh akan mendapat, barang siapa menanam akan menuai dan barang siapa berjalan maka akan sampai. Maka jelas bagi kita bahwa alam dan kehidupan mempunyai hukum dan aturan-aturan, sebagian berkaitan dengan nilai-nilai material dan sebagian lagi berkaitan dengan nilai-nilai spiritual serta sebagian lagi berkaitan dengan keduanya.
ditulis hari terakhir tahun 1433 Hijriah
Ya Rabb, di akhir tahunMu ini, kami memohon ampun atas segala dosa dan kesalahan yang kami lakukan, dan beri kami kekuatan sepanjang tahunMu untuk terus meningkatkan amal kebajikan dan ketaqwaan kepadaMu.
Selasa, 13 November 2012
Teori Kekuasan (Kekuatan)
Teori yang mengatakan bahwa manusia membentuk negara dengan mengadakan perjanjian dengan masyarakat dengan tujuan mempertahankan hak-haknya adalah teori kekuasaan (kekuatan), teori ini juga berpokok pangkal pada manusia dalam keadaan bebas atau manusia inabstrakto. Tetapi keadaannya berbeda, sebab menurut teori ini manusia dalam keadaan alamiahpun sudah selalu hidup berkelompok, mengadakan hubungan walaupun belum ada lembaga perkawinan.
Disamping itu, menurut teori ini, kelompok yang terkecil daripada manusia dalam keadaan alamiah itu adalah keluarga yang terdiri dari seorang ibu dan anak-anaknya. kalau dalam keluarga kecil itu si ibu merupakan kepala keluarga, maka dalam faktanya si ibu itu menguasai kelompok tersebut, dan apabila si ayah ada maka yang berkuasa adalah si ayah karena memiliki keunggulan dan kelebihan, terlebih menang dalam hal jasmani, maka dialah yang berkuasa.
Jadi kesimpulannya, menurut teori kekuatan yang berkuasa adalah yang paling kuat dan yang dimaksud dengan kekuatan disini adalah kuat secara jasmani atau fisik. kemudian apabila keluarga tersebut berkembang menjadi sebuah masyarakat dan negara, maka bekas-bekas kekuasaan asal tadi masih terbawa untuk tetap berkuasa di dalam masyarakat atau negara. Adapun perkembangan keluarga menjadi negara dapat melalui beberapa fase seperti peperangan, dimana yang kalah menggabungkan diri kepada yang menang, maka dapat dikatakan bahwa asal mula kekuasaan adalah karena adanya keunggulan kekuatan dari pada orang yang satu terhadap yang lainnya.
Atau bisa dikatakan yang berlaku adalah hukum rimba, siapa yang kuat maka dialah yang menang, dimana negara adalah merupakan alat dari golongan yang kuat untuk menindas golongan yang lemah. Dalam sejarah kita mencatat beberapa tokoh yang menganut teori ini seperti jenggis khan, napoleon, mussolini dan hitler, hanya saja keunggulan kekuatan disini bukan hanya terletak pada faktor fisik saja melainkan faktor-faktor lain juga seperti sistem persenjataan, sistem politik, kebudayaan dan ekonomi.
Senin, 12 November 2012
perang bintang-bintang di Pilkada Jabar (sebuah analisa dan inspirasi kopi htam)
Trend aktor, artis dan aktivis-aktivis dari berbagai bidang untuk mencalonkan diri baik sebagai bupati dan gubernur di berbagai daerah di Indonesia kini sedang marak terjadi di Indonesia, Pemilihan Kepala Daerah Jawa Barat yang sebentar lagi akan digelar adalah salah satu contoh daerah yang disemarakan oleh kehadiran tokoh-tokoh yang mempunyai latar belakang berbeda yang akan memperebutkan kursi gubernur Jawa Barat, nama-nama Dedi Mizwar, Rieke Dyah Pitaloka, Teten Masduki dan Dede Yusuf adalah nama-nama yang bagi publik tentu sudah tidak asing lagi.
Lalu bagaimana peluang terpilih nama-nama tersebut untuk dapat memenangkan Pilkada Jabar? tentunya masih menunggu perkembangan berikutnya, karena politik bersifat dinamis dan tidak bisa diprediksi sesaat dan jangka pendek serta beragamnya faktor dan alasan yang menyertainya. disini penulis akan secara singkat mencoba menganalisa dari dua faktor yaitu populer dan elektabilitas.
Dalam konteks populer nama-nama tersebut sudah teruji, siapa yang tidak mengenal dedi mizwar? seorang aktor kawakan dari tahun 1980an yang masih eksis bermain film, karya Dedi Mizwar dengan Para Pencari Tuhan yang tayang setiap bulan ramadhan begitu fenomanel dan kaya dengan pesan-pesan religius, nama berikut adalah rieke dyah pitaloka yang terkenal dengan keluguan dan kepintarannya sebagai oneng dalam sinetron bazay bajuri, kemudian dede Yusuf atau mas boy yang saat ini menjadi wakil gubernur Jawa Barat dan teten masduki, seorang aktivis hukum Indonesia Coruption Watch.
Sekarang bagaimana dengan faktor elektabilitasnya? kita ketahui bahwa elektabilitas adalah faktor keterpilihan, faktor elektabilitas menjadi faktor yang sangat penting karena seseorang yang populer di mata publik belum tentu memiliki elektabilitas atau belum tentu publik untuk memilihnya karena calon tersebut dianggap kurang mampu apabila memanage suatu bidang, pertanyaan berikutnya adalah apakah para aktor dan artis tersebut mempunyai kemampuan merumuskan dan memutuskan kebijakan dalam soal pemerintahan dan kemasyarakatan? tentunya harus ada parameter tertentu untuk mengukurnya misalnya dengan melakukan pertanyaan kepada responden dalam sebuah sampling terukur, rasional dan merata sesuai dengan kriteria klasifikasinya serta metode random/acak. nama-nama diatas sudah tentu populer namun belum tentu memiliki elektabilitas.
Apabila motif maju sebagai calon dijadikan sebagai pertanyaan, tentu para aktor, artis dan tokoh tersebut secara idealis akan menjawab mengabdi pada masyarakat, sebuah jawaban yang secara kasat mata perlu dipertanyakan karena terkait dengan motivasi tentu bisa bermacam-macam jawabannya seperti syahwat berkuasa dan mencari kekayaan misalnya. semisal syah-syah saja aktivis hukum Teten Masduki menjawab bahwa motifnya adalah memberantas korupsi karena latar belakang Teten Masduki adalah aktivis hukum dari ICW, jawaban yang sangat bisa diperdebatkan tentunya.
Perang "bintang-bintang" di Pilkada Jabar akan sangat ditentukan oleh kemampuan persuasif para calon pada saat kampanye nanti dan kemampuan menaikan elektabilitasnya. Kemampuan persuasif yang tepat untuk membuat masyarakat Jawa Barat yang berlatar belakang dan dikuasi etnis sunda tertarik untuk memilihnya dan kemampuan bahwa masyarakat yakin elektabilitas calon layak dan mampu terpilih. Apabila kepopuleran sudah menjadi sesuatu yang tidak perlu dipertanyakan, sekarang tinggal bagaimana elektabilitas para calon untuk meyakinkan masyarakat Jabar bahwa dari bintang-bintang yang akan bersaing nanti layak untuk dipilih menjadi satu bintang.
paparan di atas hanyalah sebuah analisa subjektif, pendek dan tidak terukur, layaknya inspirasi kopi hitam di sore hari yang harus dinikmati dan diminum pelan-pelan menunggu petang semakin gelap.
paparan di atas hanyalah sebuah analisa subjektif, pendek dan tidak terukur, layaknya inspirasi kopi hitam di sore hari yang harus dinikmati dan diminum pelan-pelan menunggu petang semakin gelap.
Minggu, 11 November 2012
Ajaran dan pandangan Niccolo Machiavelli
Oleh sebab itu orang seharusnya berjuang dengan menggunakan kekuasaan dan kekerasan
seperti binatang-binatang dan tidak menggunakan hokum. Seorang raja harus dapat
menjadi binatang, yang merupakan kancil dan singa sekaligus. Merupakan kancil,
supaya ia tidak terjerat dalam jarring-jaring orang lain dan merupakan singa
supaya ia tidak gentar menghadapi raung srigala”. Demikianlah antara lain
kata-kata Niccolo Machiavelli, seorang ahli berkebangsaan Italia yang hidup
pada tahun 1469-1527. Ia menulis sebuah buku yang terkenal yaitu II Principe
artinya sang raja atau buku pelajaran untuk sang raja.
Dalam buku tersebut
dijelaskan tentang pedoman dan tuntunan bagi sang raja dalam menjalankan
pemerintahannya.Selain itu diterangkan pula tentang azaz-azas moral dan kesusilaan dalam susunan ketatanegaraan. Pandangan Machiavelli tersebut didasarkan pada suasana kebathinan yang terjadi di Italia pada saat itu yang sedang mengalami kekacauan dan perpecahan, Machiavelli menginginkan terbentuknya zentral gewalt (system pemerintahan sentral) dengan tujuan agar keadaan Negara menjadi tentram kembali.
Selain itu Inti dari ajaran Machiavelli sebagai seorang ahli pemikir besar pada masa
jaman renaissance tentang tujuan Negara adalah mengusahakan terselenggaranya ketertiban, keamanan dan ketentraman dan untuk mencapai tujuan tersebut seorang raja harus mempunyai kekuasaan yang absolute dan Negara harus mengejar tujuan dan
kepentingannya dengan cara-cara yang paling tepat bahkan bila perlu dengan cara
yang sangat licik sekalipun, untuk itu ajaran Machiavelli menekankan dilepasnya
pemikiran-pemikiran moral dan kesusilaan dalam konteks azas-azas kenegaraan. Machiavelli berpendapat bahwa arah mendapatkan dan menghimpun kekuasaan yang sebesar-besarnya di tangan raja dengan cara-cara licik dan absolute hanya merupakan sarana karena tujuan akhir yang lebih tinggi adalah kemakmuran bersama.
Tentang kenapa Machiavelli memisahkan antara azas moral kesusilaan dan azas kenegaraan adalah karena menurutnya moral dan kesusilaan adalah das sollen atau sesuatu yang diharapkan sedangkan kenegaraan adalah das sein atau suatu kenyataan. Menurutnya lagi antara das sollen dan das sein adalah selalu berbeda, karena antara
harapan dan kenyataan dalam kehidupan yang sebenarnya terdapat perbedaan besar
atau dengan kata lain antara sesuatu yang dikatakan tidak selalu sama dengan
apa yang diperbuatnya.
Walaupun demikian, dalam pandangan Machiavelli terdapat pro dan kontra dari ahli pemikir Negara yang lain, misalnya van schmid, ia mengatakan bahwa ajaran Machiavelli bukan kurang tepat menggambarkan kenyataan dan telah menentukan cara bertindak yang salah akan tetapi Machiavelli telah menolak ajaran yang oleh jaman pertengahan dianjurkan pada umat manusia sebagai cita-cita dan pedoman, dengan ajarannya Machiavelli telah melukai perasaan kesusilaan yang tinggi dari banyak orang.
Pendapat berbeda lainnya dari pemikir Van Mohl, Ranke dan Macaulay yang mengatakan bahwa perlu ada penafsiran dan alam pemikiran yang berbeda tentang ajaran Machiavelli, sebab machiavelii menghendaki hal yang baik, bukan yang jahat, sesungguhnya kejahatan yang ada dalam seorang raja hanyalah alat atau sarana dan bukan tujuan. Tujuan yang sesungguhnya adalah kebaikan dan kemakmuran bersama.
Sabtu, 10 November 2012
aktor seni dan aktor politik
prolog
Fenomena aktor seni masuk ke dunia perpolitikan di Indonesia sudah terjadi beberapa tahun terakhir ini, ada yang menjadi anggota legislatif dan ada juga yang menjadi eksekutif dengan menjadi wakil atau kepala daerah. Terlepas dari tingkat kualitas para aktor seni tersebut untuk mampu mengemban misi partai politik sebagai media aspirasi masyarakat di dunia politik, diakui atau tidak bahwa para aktor seni yang sudah populer di masyarakat tersebut secara langsung dapat memberikan keuntungan bagi partai politik yang mengusungnya, keuntungan tersebut adalah partai politik sudah tidak perlu lagi memperkenalkan dan mempromosikan calon kepala daerah yang diusung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) karena masyarakat sudah pasti mengenalnya dan keuntungan lainnya adalah calon dari aktor seni diharapkan dapat mendulang suara pemilih yang banyak apalagi jika calon yang diusung tersebut merupakan aktor yang dikenal berprestasi dan track record kesenian yang gemilang di mata publik.
Disisi lain Fenomena aktor seni memasuki ranah politik dan diusung sebuah partai politik sangat mungkin dikarenakan tidak berdayanya partai politik dalam melakukan proses perekrutan kader –kader yang dianggap bisa memberi harapan secara kualitas walaupun harapan disini bukanlah harapan dari sisi artikulasi dan akomodasi masyarakat atau kemampuan berpolitiknya melainkan harapan untuk memperoleh kemenangan. Atau disisi lain ketidakberdayaan partai politik tersebut akhirnya memberikan dampak pada ketidakpercayadirian partai politik yang bersangkutan untuk mengusung kader yang telah dibina dalam internal partai untuk diajukan sebagai calon dalam pemilihan kepala daerah disebabkan takut mengalami kekalahan
Politik dan Seni
Bahwa politik adalah seni untuk mendapatkan, memperoleh dan mempertahankan kekuasaan merupakan definisi yang selama ini kita kenal sekaligus juga menunjukkan bahwa politik memerlukan seni dalam memperoleh kekuasaannya, dan keduanya akan mempunyai kesamaan apabila politik dan seni tersebut dilekatkan kepada subjek sebagai pelaku dalam hal ini adalah actor politik dan actor seni, karena keduanya secara bersamaan mempunyai tujuan untuk memuaskan public, apabila actor politik memuaskan public dengan mengambil keputusan dan kebijakan-kebijakan politiknya maka actor seni dengan menghasilkan karya-karyanya untuk dinikmati masyarakat, dan secara otomatis kedua out put yang dihasilkan tersebut mendapatkan umpan balik (feed back) dari masyarakat.
Ada kecenderungan yang menarik yaitu ternyata dunia politik di Indonesia mulai addicted dan tergantung dengan seni (baca : para pelaku-pelakunya), tujuan memperoleh kekuasaan dengan memanfaatkan pelaku-pelaku seni menjadi sebuah trend yang hampir dijalankan oleh partai politik, pada titik ini alasan partai politik menarik calon kepala daerah dalam Pilkada dari pelaku seni juga menunjukkan partai politik di Indonesia masih bersikap instan dan jangka pendek dalam cara-cara memperoleh kekuasaan. Pemilih mengambang (yang netral dan tidak berafiliasi pada partai politik manapun) menjadi target dalam memperoleh suara dengan memasang calon kepala daerah dari pelaku seni.
Opini
Kecenderungan seperti paparan di atas mungkin akan terus berlangsung selama politik di Indonesia tidak melakukan pembenahan-pembenahan, harus tetap dilakukan upaya bahwa actor politik yang berkiprah dan berlabel penguasa dilahirkan dari situasi dan kondisi sebuah partai politik yang mampu mengakomodir aspirasi masyarakat, aktor politik sejatinya berjiwa politik karena telah ditempa oleh partai politik dan dibentuk dunia politik demi tujuan kesejahteraan masyarakat dan bukan actor politik yang berjiwa seni apalagi hanya memanfaatkan seni untuk memperoleh kekuasaan.
Tidak ada aturan yang memberikan larangan bagi actor seni berpolitik dan akan lebih independent apabila actor-aktor seni yang berkiprah di politik diusung bukan dari sebuah partai poltik maupun gabungan partai politik, akan tetapi dari jalur perseorangan dan independent tanpa ada intervensi dari partai politik manapun. Kebebasan dalam menentukan kebijakan apabila para actor seni tersebut berkuasa atau memperoleh kemenangan akan lebih mudah terwujud, sudah sangat menjadi rahasia umum bahwa kepala daerah yang berkuasa tidak akan pernah terlepas dari intervensi partai politik yang mengusungnya pada Pilkada dalam mengeluarkan kebijakannya.
Jumat, 09 November 2012
Kamis, 01 November 2012
aktualisasi nilai pancasila sebagai dasar negara dalam mewujudkan cita2 bangsa
judul tersebut di atas adalah tema diskusi hari ini, kamis 01
November 2012 dan presentase dilakukan oleh kelompok 3 jurusan
komunikasi universitas serang raya
bahwa pancasila sebagai dasar negara terwujud dalam cita-cita bangsa Indonesia sebagaimana termaktub dalam alinea ke empat pembukaan UUD 1945 yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, mencerdaskan kehidupan bangsa, memajukan kesejahteraan umum dan ikut melaksanakan ketertiban dunia dalam perdamaian dan keadilan sosial.
bahwa cita-cita bangsa dapat terealisasikan berdasarkan aktualiasi/pengalaman nilai2 sila pancasila yang saling melengkapi dan tidak berdiri sendiri.
bahwa pancasila sebagai dasar negara terwujud dalam cita-cita bangsa Indonesia sebagaimana termaktub dalam alinea ke empat pembukaan UUD 1945 yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, mencerdaskan kehidupan bangsa, memajukan kesejahteraan umum dan ikut melaksanakan ketertiban dunia dalam perdamaian dan keadilan sosial.
bahwa cita-cita bangsa dapat terealisasikan berdasarkan aktualiasi/pengalaman nilai2 sila pancasila yang saling melengkapi dan tidak berdiri sendiri.
Rabu, 31 Oktober 2012
Diskusi aktualisasi nilai-nilai Pancasila dalam mewujudkan cita-cita Bangsa Indonesia (Pertemuan 6)
diskusi aktualisasi nilai-nilai Pancasila dalam mewujudkan cita-cita Bangsa Indonesia
judul di atas adalah merupakan tema diskusi pertemuan perkuliahan ke 6 (enam) di jurusan administrasi negara dan komunikasi fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Serang Raya, institusi pendidikan perguruan tinggi tempat kini saya mengajar.
beragam pendapat, persepsi dan argumen terangkum dalam diskusi kelompok yang sedang mempresentasikan tema di atas, selain itu respon dari floor mahasiswa lainnya cukup antusias dengan cara bertanya, berargumen, membantah dan memberikan pendapatnya.
Kamis, 25 Oktober 2012
Kamis, 23 Agustus 2012
PROFIL PROVINSI BANTEN
KUBAH MASJID
melambangkan kultur masyarakat yang agamis.
Bintang bersudut lima, melambangkan Ketuhanan Yang Maha Esa.
Menara Mesjid Agung Banten, melambangkan semangat tinggi, yang berpedoman pada petunjuk Allah SWT.
Gapura Kaibon, melambangkan Daerah Propinsi Banten sebagai pintu gerbang peradaban dunia, perekonomian dan lalu lintas internasional menuju era globalisasi.
Padi berwarna kuning berjumlah 17 dan kapas berwarna putih berjumlah 8 tangkai, 4 kelopak berwana coklat, 5 kuntum bunga melambangkan Propinsi Banten merupakan daerah agraris, cukup sandang pangan. 17-8-45 menunjukkan Proklamasi Republik Indonesia.
Gunung berwarna hitam, melambangkan kekayaan alam dan menunjukkan dataran rendah serta pegunungan.
Badak bercula satu, melambangkan masyarakat yang pantang menyerah dalam menegakkan kebenaran dan dilindungi oleh hukum.
Laut berwarna biru, dengan gelombang putih berjumlah 17 melambangkan daerah maritim, kaya dengan potensi lautnya.
Roda gerigi berwarna abu-abu berjumlah 10, menunjukkan orientasi semangat kerja pembangunan dan sektor industri.
Dua garis marka berwarna putih, menunjukkan landasan pacu Bandara Soekarno Hatta.
Lampu bulatan kuning, melambangkan pemacu semangat mencapai cita-cita.
Pita berwarna kuning, melambangkan ikatan persatuan dan kesatuan masyarakat Banten.
SEMBOYAN
“IMAN TAQWA” sebagai landasan pembangunan menuju Banten Mandiri, Maju dan Sejahtera.
Arti warna yang digunakan dalam simbol daerah:
Merah: melambangkan keberanian
Putih: melambangkan suci, arif dan bijaksana
Kuning: melambangkan kemuliaan, lambang kejayaan dan keluhuran
Hitam: melambangkan keteguhan, kekuatan dan ketabahan hati
Abu-abu: melambangkan ketabahan
Biru: melambangkan kejernihan, kedamaian dan ketenangan
Hijau: melambangkan kesuburan
Coklat: melambangkan kemakmuran
SEJARAH TERBENTUKNYA PROVINSI BANTEN
Provinsi Banten merupakan daerah otonom yang terbentuk berdasarkan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2000. Sebelum menjadi provinsi, Banten bagian dari Provinsi Jawa Barat. Pada Orde Reformasi perjuangan masyarakat Banten semakin gigih karena mulai terasa semilirnya angin demokrasi dan isu tentang otonomi daerah. Pada 18 Juli 1999 diadakan Deklarasi Rakyat Banten di Alun-alun Serang yang kemudian Badan Pekerja Komite Panitia Propinsi Banten menyusun Pedoman Dasar serta Rencana Kerja dan Rekomendasi Komite Pembentukan Propinsi Banten. Rapat paripurna DPR RI pada tanggal 4 Oktober 2000 yang mengesahkan RUU Provinsi Banten menjadi Undang-undang ditetapkan sebagai hari jadi terbentuknya Provinsi Banten. pada tanggal 18 November 2000 dilakukan peresmian Provinsi Banten dan pelantikan penjabat Gubernur H. Hakamudin Djamal untuk menjalankan pemerintahan Provinsi Banten sampai terpilihnya Gubernur definitif. Adapun periode Gubernur Banten sejak berdirinya sampai sekarang adalah:
Hakamudin Djamal sebagai Penjabat Gubernur Pertama (2000-2002)
Djoko Munandar-Ratu Atut Chosiyah (2002-2005)
Ratu Atut Chosiyah sebagai Plt Gubernur Banten (2005-2007)
Ratu Atut Chosiyah-Masduki (2007-2012)
Ratu Atut Chosiyah-Rano Karno (2012-2017)
KEADAAN PENDUDUK
Berdasarkan data sensus penduduk 2010 Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk di Provinsi Banten sebanyak 10.632.166 jiwa. Dengan prosentase 67,01% penduduk perkotaan dan 32,99% penduduk pedesaan. Di Provinsi ini, laju pertumbuhan penduduk mencapai 2,78% /tahun dengan kepadatan 1.100 jiwa /km2.
Provinsi Banten terdiri dari 4 Kabupaten dan 4 Kota, diantaranya:
Kabupaten Serang
Kabupaten Tangerang
Kabupaten Pandeglang
Kabupaten Lebak
Kota Serang
Kota Cilegon
Kota Tangerang
Kota Tangerang Selatan
SOSIAL BUDAYA
Mayoritas penduduk Provinsi Banten memiliki semangat religius ke-Islaman yang kuat dengan tingkat toleransi yang tinggi. Sebagian besar anggota masyarakat memeluk agama Islam, tetapi pemeluk agama lain dapat hidup berdampingan dengan damai. Potensi dan khas budaya masyarakat Banten, antara lain seni bela diri pencak silat, debus, rudad, umbrug, tari saman, tari topeng, tari cokek, dog-dog, palingtung dan lojor. Disamping itu juga terdapat peninggalan warisan leluhur antara lain masjid agung Banten lama, makam kermat panjang, dan masih banyak yang lainnya. Kesenian tradisional yang sangat kental diwarnai agama Islam yang perkembangannya hidup bersama agama itu sendiri. Seni-seni dalam katagori ini adalah : ngabedug (seni bedug), seni rampak bedug, seni qasidah, terebang gede, marhaba rakbi, dzikir saman, debus, patingtung, rudat, angklung buhun, dog dog lojor, bendrong lesung, ubrug dan beluk.
Di Provinsi Banten terdapat suku masyarakat baduy. Suku Baduy merupakan suku asli Sunda Banten yang masih terjaga tradisi anti-modernisasi, baik cara berpakaian maupun pola hidup lainnya. Suku Baduy-Rawayan tinggal di kawasan Cagar Budaya Pegunungan Kendeng. Selain kawasan adat masyarakat Baduy, di Provinsi Banten juga terdapat kawasan masyarakat adat Cisungsang. Terletak di kaki Gunung Halimun, desa Cibeber Kabupaten Lebak. Kawasan ini dikelilingi oleh 4 desa adat lainnya, Desa Cicarucub, Bayah, Citorek, dan Cipta Gelar. Kawasan ini dipimpin oleh seorang Kepala Adat, yang penunjukannya melalui proses wangsit dari Karuhun. Saat ini masyarakat adat Cisungsang dipimpin oleh Abah Usep yang merupakan generasi keempat. Kondisi sosial budaya masyarakat Banten diwarnai oleh potensi dan kekhasan budaya masyarakatnya yang sangat variatif.
Di Provinsi Banten juga terdapat banyak pesantren salafi dan pesantren modern. hal ini dikarenakan pelestarian masyarakat agamis yang tetap konsisten dan kondusif. Pada bagian lain, ada kawasan industri di Tangerang yang potensial menunjang perekonomian masyarakat Banten. selain masyarakat pribumi, kawasan Tangerang banyak didiami oleh pendatang yang bekerja di kawasan tersebut. Provinsi Banten sangat kaya akan budaya masyarakat namun tetap merawat toleransi dan kerukunan.
Langganan:
Komentar (Atom)