Ahmad Broer

Kamis, 14 April 2011

lelah

lelah
hingga batas lelah itu berujung
hingga makna lelah itu tak menemukan lagi artinya

sabar
hingga batas sabar itu menemukan ujungnya
hingga makna sabar itu tak lagi menjadi kawan sejati
readmore »»  

beri aku kekuatan kesabaran

ya Rabb
sungguh maafkan jika aq bersikap salah,
ampuni dosaku apabila aku telah menyakitinya

ya Rabb
sungguh aku telah menganiaya diriku sendiri
ampuni kesalahanku apabila aq telah membuatnya terluka

aku sadar, kadang aku tidak bisa menerima sikap-sikapnya, kadang aku merasa tidak dihargai sebagai suami, kadang aku berfikir apa yang aku lakukan sia-sia untuknya.

selalu dengan persoalan yang sebenarnya kecil kemudian menjadi persoalan besar, justru disaat situasi sedang membutuhkan ketenangan, kenapa harus dengan teriak-teriak, kenapa harus dengan cara marah-marah atau kenapa harus dengan cara yang tidak selayaknya. aku tidak ingin dihormati tapi hanya ingin dihargai

berbagai persoalan terus saja ada, berbagai masalah selalu saa muncul, yang seharusnya tidak diawali dengan rasa marah. bukankah tidak semua keinginannya harus aku penuhi?.....dan maafkan jika aku tidak mampu memenuhinya

aku bingung, apa yang harus aku lakukan untuk bisa meredamnnya, apa yg harus aq lakukan utk bisa membuatnya tidak seperti itu.

bukan.....bukan sama sekali kesabaran aku sudah habis sebagai seorang suami yg seharusnya mengayomi dan mengajari, aku tetap teguh dengan rasa sabar itu, hanya ingin memulai sesuatu dengan tenang dan mengakhiri dengan rasa sabar....akan tetapi selalu terulang dan terulang, selalu dengan kemarahan2, selalu dengan kekesalan2, sedangkan aku seorang laki2/suami yg mempunyai batas sabar, batas kapan harus diam dan bicara, batas kapan harus tegas dan tidak tegas, batas kapan harus keras dan lembut....aku lelah ya Rabb, beri aku petunjukMU, beri aku kekuatan, beri aku kesabaran kembali....sungguh aku hanya ingin tenang, tenang menjalani kehidupan rumah tanggaku.
readmore »»